Pendidikan merupakan hal yang berperan penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Kemajuan sebuah bangsa pada berbagai aspek kehidupan didasari oleh kualitas pendidikannya. Begitu juga dengan Belanda, aspek pendidikan sangat berperan penting tehadap melesatnya perkembangan dan kemajuan negeri kincir angin ini. Berbicara tentang pendidikan, sudah seharusnya juga kita berbicara tentang sastra. Sastra merupakan roh dari pendidikan. Pendidikan tanpa sastra akan mencetak kepandaian tanpa rasa. Belanda menjadi negara maju juga tidak terlepas dari keterlibatan sastra dalam proses pendidikan warga negaranya. Bahkan karya-karya sastrawan Indonesia, Pramoedya Ananta Toer dan Buya Hamka telah menjadi bacaan wajib di Belanda. Karya-karya mereka menjadi rujukan yang penting untuk memahami sastra. Dapat dibayangkan jika sastra bukanlah hal yang asing lagi bagi masyarakat Belanda. 
Sastra merupakan bagian yang tak dapat dielakkan dari pembentukan karakter manusia. Sementara pembentukan karakter adalah inti dari pendidikan itu sendiri. Belanda sejak dini mengajak siswa untuk mengapresiasi sastra. Sastra dijadikan bagian dari jiwa, bukan hanya tentang hafalan semata. Kutipan buku yang ditulis oleh Anis Matta berikut dapat menggambarkan kekuatan sastra bagi pembentukan karakter: “Ajarkan sastra pada anak-anakmu agar mereka berani mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Ajarkan sastra pada anak-anakmu agar mereka berani melawan ketidakadilan. Ajarkan sastra pada anak-anakmu agar mereka berani menegakkan kebenaran. Ajarkan sastra pada anak-anakmu agar jiwa-jiwa mereka hidup. Ajarkan sastra yang mengajarkan keberanian”.
Oleh karena itu, jangan remehkan sastra. Kita dapat melihat keindahan beserta kecanggihan bangunan-bangunan di Belanda yang notabene sebagian besar wilayahnya berada di bawah permukaan laut, semua itu karena para ilmuwan Belanda mampu berpikir “out of the box”. Cara berpikir seperti itu sangat bisa diperoleh melalui pembelajaran terhadap sastra. Sastra mengajarkan kita untuk berpikir, merasa, meresapi keindahan dan harmonisasi, serta menjadi lebih peka terhadap peradaban yang ada. Sudah tidak heran lagi mengapa kualitas pendidikan di Belanda sangat baik. Salut untuk sastra!.